Wednesday, April 12, 2017

Orang Bekasi Ditagih Bayar Parkir Rp 9 Juta


Apa yang Anda rasakan, jika seandainya keluar dari tempat parkiran, mengeluarkan surat tanda masuk, dan petugas mengatakan biaya parkir Anda mencapai Rp 9 juta? Padahal, itu adalah tempat parkir kantor Anda sendiri.

Tentu kaget, tidak percaya, dan heran, jadi satu. Belum lagi, tidak ada satu orangpun yang rela bayar uang sebanyak itu hanya untuk sewa lahan parkir.

Hal itulah yang baru-baru ini dirasakan Ivan, seorang pekerja di kantor yang menyatu dengan salah satu mall paling terkenal di Jakarta. Kepada Liputan6.com, Ivan menceritakan kisah selengkapnya, Sabtu (8/4). BandarQ

Semua berawal pada awal Januari lalu. Kala itu mobilnya mogok karena aki tekor. Ivan pun memutuskan untuk menginapkan mobilnya terlebih dulu. Naasnya, rumah Ivan kebanjiran.

Niat awal menginapkan motor beberapa hari urung. Mobilnya ia inapkan, bahkan hingga berbulan-bulan karena sejak Januari hingga bulan lalu, rumahnya jadi langganan banjir. Ketimbang rusak lebih parah karena terendam banjir, pikir Ivan.

Pada bulan April, setelah banjir sudah tidak datang dan mobil sudah diperbaiki, Ivan memutuskan untuk membawa pulang kendaraannya tersebut. Saat keluar parkir, petugas tercengang melihat angka di monitor, jumlah yang harus Ivan bayar.

"Sembilan juta gitu pak!," ujar petugas parkir tersebut. Ivan kaget, apalagi petugas parkirnya yang mengaku tidak pernah melihat angka sebanyak itu di monitor.

Namun, di sini mulai terasa ada kejanggalan. Plat nomor yang tertera pada layar berbeda dengan yang terpasang pada mobil.

Usut punya usut, ternyata masalahnya berawal dari ketika Ivan memutuskan untuk ganti mobil, Agustus 2016 lalu.

"Ketika akan ganti mobil, saya bertanya ke petugas bagaimana cara urus tiket parkir langganan baru. Petugas jawab tidak perlu. Saya hanya diminta pasang plat dengan nomor lama, lalu tempel di mobil tiap mau masuk," ujar Ivan.

Ia pun melakukan ini. Dan hingga Januari, tidak pernah ada masalah. Masalahnya, saat diminta bayar Rp 9 juta itu, plat lamanya jatuh sebelum sampai pada pos jaga petugas.

"Karena saya dianggap keluar dengan plat yang berbeda, saya seolah menggunakan mobil yang tak terdaftar sebagai pelanggan bulanan parkir. Alhasil, komputer pun mengeluarkan biaya harian atas 3 bulan lebih saya memarkir kendaraan di sana," terangnya. Domino 99

Setelah pimpinan parkiran mendengar keterangan Ivan soal adanya petugas yang meminta dia untuk tidak mengurus kartu baru dan hanya pakai plat lama saja, semua jadi jelas. Ada kesalahpahaman antara dua belah pihak.

"Saya pun dibiarkan keluar tanpa harus membayar sepeserpun. Saya pun melenggang dari mall dengan perasaan bingung, dan beruntung," tutup Ivan.


No comments:
Write comments